Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah SMP Istiqomah Sambas Purbalingga Melalui Virtual

Memasuki awal Tahun Ajaran Baru 2021/2022 bagi peserta didik kelas VII SMP IS Purbalingga dilaksanakan selama 4 hari. Uuntuk 2 hari pertama diisi dengan kegiatam Masa Pengenalan Lingkungan sekolah (MPLS) materi Umum dan 2 hari berikutnya Pemetaan UMMI dan Tahfidz. Kegiatan dilaksanakan Mulai tanggal 12 Juli 2021 sampai dengan 15 Juli 2021. Kegiatan dilakukan secara DARING dengan aplikasi Zoom meeting dan Video Call. Materi yang disampaikan dalam MPLS sebagai berikut:

  • Profil Sekolah dan Tenaga Pendidik Kependidikan
  • Sistem Pendidikan
  • Kegiatan Kesiswaan dan Pendidikan Karakter
  • Motivasi Belajar
  • Kegiatan Afektif dan Pembelajaran Al Quran
  • Tata Tertib Sekolah
  • Pelayanan Perpustakaan
  • Ketatausahaan

Kegiatan dipandu oleh Bidang Kesiswaan Sherly Hanawati, S.Si dan moderator Lina Susanti, S.Pd. Pembukaan MPLS oleh Bapak Kepala Sekolah SMP Istiqomah Sambas Purbalingga Bapak Syaefudin Purwanto, S.Pd. Pemetaan UMMI dan tahfidz di laksanakan oleh Tim di Bidang keagamaan.

Untuk peserta didik kelas VII yang mengikuti MPLS Klik link berikut : https://twb.nz/mplsspisbazga

Peserta didik kelas VIII dan IX dalam menyambut Tahun Pelajaran Baru mengirimkan link twibbonize https://twb.nz/newacademicyear.

 

Semangat Tahun Pelajaran Baru 2021/2022 dengan Semangat Baru dan Prestasi Cemerlang

 

SMP Istiqomah Sambas Purbalingga Penilaian Kinerja dan Audit Internal Januari-Juni 2021

Agenda akhir tahun tak pernah surut semangatnya, setelah pengumuman formasi yang diumumkan tanggal 19 Juni 2021 maka agenda rutin SMPIS adalah penilaian kinerja dan audit internal.

Tujuan evaluasi kinerja adalah untuk memperbaiki atau meningkatkan kinerja organisasi melalui peningkatan kinerja dari SDM dan meningkatkan pelayanan pendidikan di SMP IS purbalingga. Pelaksanaan penilaian kinerja pada tanggal 21 Juni 2021 di beberapa area tugas.

Adapun audit internal dilaksanakan pada tanggal 25-26 Juni 2021 bertujuan untuk meninjau tingkat efektivitas yang dicapai dari penerapan sistem manajemen mutu dan identifikasi peluang perbaikan yang diperlukan di sekolah sesuai dengan Standar ISO 9001-2015.

Harapan dari pelaksanaan penilaian kinerja dan audit internal adalah Peningkatan Pelayanan Pendidikan di SMP Istiqomah Sambas Purbalingga di tahun pelajaran berikutnya sesuai VIsi dan Misi sekolah, ungkap kepala sekolah SMP IS Bapak Syaefudin Purwanto, S.Pd

Outbond Motivasi Pra UN Kelas IX TP 2018/2019

Purbalingga, sebanyak 185 peserta didik kelas IX SMP Istiqomah Sambas ikuti kegiatan outbound sebelum hadapi ujian Nasional pada Jumat-Sabtu, 15-16 Feb 2019.

Start dari halaman sekolah, rombongan berangkat dengan 18 armada menuju desa wisata Serang, Kec. Karangreja, Kab. Purbalingga. Arjudin Hasan, ketua panitia kegiatan outbound menyampaikan, “Kita pisahkan antara peserta didik putra dan putri, ya mereka kan sudah pada baligh sehingga tidak dicampur. Kita bagi peserta didik menjadi 2 kelompok. Selanjutnya pada hari Jumat kelompok putri yang terdiri dari 108 anak berangkat lebih awal menggunakan 10 armada. Sementara kelompok putra yang berjumlah 77 anak berangkat pada hari Sabtu dengan 8 armada”.

Refresh Tubuh Dan Persiapkan Mental Untuk Hadapi Ujian

Kegiatan pembelajaran yang berdurasi 8 jam sehari selama 6 hari dalam sepekan, tentu menguras energi dan membuat otak panas dan tubuh menjadi kaku. Kegiatan outdoor yang bernuansa alam, seperti outbound tentu menjadi pilihan tepat untuk memompa motivasi belajar agar tidak mengendor.

Syaefudin Purwanto, kepala SMP Istiqomah Sambas dalam sambutan pelepasan peserta outbound menyampaikan “Sebelum kegiatan ujian kita refresh tubuh kalian dari kejenuhan dan kebosanan melalui kegiatan outbound. Semoga setelah ini kalian akan lebih siap menghadapi ujian Akhir Sekolah, baik Ujian Praktik, US/USBN, dan Ujian Nasional. Kegiatan outbound ini juga dalam rangka menumbuhkan semangat, disiplin, kerjasama, dan kerja keras. Dalam kegiatan ini kalian adalah satu keluarga besar, tidak ada lagi ego bahwa saya anak reguler kamu anak boarding atau sebaliknya. Kita adalah keluarga besar SMP Istiqomah Sambas Purbalingga yg memiliki program dan tujuan yang sama”.

Outbound: Belajar Di Luar Kebiasaan

Outbound merupakan kegiatan edukatif yang berbalut permainan dengan konsep outdoor. Seperti yang disampaikan kak Pulung koordinator dari crew Serang Adventure “Outbound merupakan konsep belajar di luar kebiasaan. Pada umumnya pembelajaran dilakukan di dalam ruangan menggunakan bolpoin dan buku, sementara di sini peserta didik akan belajar melalui kegiatan yang tidak hanya bersifat entertainment tetapi juga bernilai edukatif. Ya senang-senangnya dapet tetapi nilai pembelajaran nya juga dapet”.

Diawali dengan senam dan permainan besar, peserta didik diajak untuk seru-seruan berolahraga dan bergerak mengikuti irama. Selanjutnya bersama Serang Adventure, rombongan SMP Istiqomah Sambas mengikuti tujuh game yaitu: labirin, pipa botol, moving ball, spider web, panahan, piramid class dan flaying fox.

Refleksi Kegiatan

Pada sesi terakhir peserta didik diajak untuk melakukan refleksi dari setiap permainan. Outbound adalah pembelajaran dalam permainan yang disengaja, sehingga setiap permainan memiliki filosofi atau tujuan pembelajan yang hendak dicapai. Lebih detail kak Pulung menjelaskan bahwa dalam setiap permainan ada filosofi yang ingin kami sampaikan:

  1. Labirin, mengajarkan, leadership, kekompakan, fokus pada tujuan.
  2. Pipa Botol, berlatih matematik, berlatih strategi, kerjasama dan saling menutupi kekurangan
  3. Moving ball, melatih ketenangan, sabar, dan mampu mengendalikan emosi.
  4. Spider web, kompak, pandai memelih sasaran sesuai dengan kemampuan.
  5. Panahan, mampu mengukur kemampuan diri dan fokus pada target.
  6. Flaying fox, melatih keberanian, kuat menghadapi tantangan, dan percaya diri.
  7. Piramid class, melatih komunikasi, mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, dan supel atau mudah bergaul.

Bendera Komitmen

Pada game piramid class di sesi terakhir, peserta didik diminta untuk menuliskan harapan dan cita-cita sebelum dan sesudah mengikuti ujian Nasional. Muhammad Fatih peserta didik kelas IX.1 menyampaikan harapan dan cita-citanya:
“Saya mewakili teman-teman menyampaikan harapan kami semoga dalam menghadapi ujian besok diberikan kemudahan, meraih peringkat pertama nilai UN tertinggi di tingkat kabupaten dan dapat masuk ke sekolah-sekolah favorit. “. Serentak harapan dan cita-cita itupun dijawab teman-temannya dengan kata-kata “Aamiin ya Allah”.

Maulana Khusen

Direktur Lembaga Pendidikan Istiqomah Sambas Bekali Para Guru Hadapi Generasi Milenial Abad 21

Salah satu momen yang tepat untuk meng’upgrade’ pengetahuan para guru di sela-sela libur semester adalah dengan kegiatan In House Training (IHT). Kegiatan ini merupakan agenda rutin semua satuan di bawah naungan lembaga pendidikan Istiqomah Sambas (LPIS) mulai dari PAUD, MI, SMP, serta MA.

IHT kali ini dilaksanakan secara terpisah, bertempat di satuan masing-masing pada pekan pertama libur semester gasal tahun pelajaran 2018/2019, Selasa – Kamis 18 – 20 Desember 2018.

Fenomena Disruptive

Aktivitas yang dilakukan guru di sekolah seyogyanya tidak menjadi rutinitas yang menghalangi untuk terus belajar membuka cakrawala ilmu pengetahuan yang terbentang luas tak terbatas. Seperti halnya kemajuan budaya dan teknologi yang sudah tak lagi terbendung, dunia pendidikan saat ini juga tengah gencar menghadapi fenomena disruptive sebagai dampak dari pesatnya laju teknologi.

Fenomena disruptive merupakan sebuah guncangan yang mengacaubalaukan tatanan sosial akibat derasnya arus teknologi informasi yang semakin pesat. Mudahnya dengan teknologi semua terasa dekat dan serba tersedia. Hal ini dapat mengancam populasi kehidupan yang masih bersifat konvensional.

Sebagai contoh pada saat ini sudah ada 6 juta orang yang mengakses aplikasi ruang guru. Sebuah aplikasi yang memungkinkan anak untuk belajar secara mandiri tanpa harus berinjak dari tempat duduk. Dapat dibayangkan bagaimana kacaunya dunia pendidikan jika semua orang sudah tidak lagi mau pergi ke sekolah dan lebih memilih belajar melalui aplikasi tersebut.

4 Kompetensi Peserta Didik pada Abad 21

Pada sesi pembukaan IHT di SMP Istiqomah Sambas, Ikhwandi Arifin, S.Ag., M.Pd.I selaku direktur LPIS memaparkan arah kebijakan pendidikan pada abad 21 sebagai bekal para guru menghadapi generasi milenial pada era disruptive.

Ikhwandi Arifin menyampaikan ada 4 kompetensi yang harus diimplementasikan guru kepada peserta didik. Kompetensi tersebut meliputi communication, collaborative, critical thinking and problem solving, creativity and innovation.

Communication Competance.

Kometensi yang pertama adalah komunikasi artinya peserta didik harus mampu berkomunikasi dengan baik. Dalam kehidupan ini banyak masalah timbul akibat tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Masalah keluarga, hidup bertetangga, teman di sekolah bahkan masalah bangsa ini juga timbul gara-gara gagal paham dalam berkomunikasi.

Ikhwandi melanjutkan, dalam komunikasi efektif ada dua bentuk komunikasi yaitu komunikasi verbal dan non verbal. Komunikasi verbal berkaitan dengan konten atau isi dari komunikasi, sedangkan non verbal berkaitan dengan sesuatu yang melingkupi dari pada isi komunikasi tersebut. Sebagai seorang guru kita harus dapat memahami keduanya. Karena pada kondisi tertentu kalo salah menafsirkan bentuk komunikasi non verbal maka dapat mengakibatkan kita salah berempati pada peserta didik.

Collaborative Competance

Berikutnya nya kompetensi yang kedua adalah kolaboratif atau kemampuan bekerjasama. Pendidikan saat ini harus mampu mengarah pada peserta didik yang mampu bekerja sama dengan siapa pun dan dimana pun.

Dalam teori psikologi ada 3 jenis manusia yaitu dependen, independen dan interdependen. Dependen adalah manusia yang masih bergantung dengan orang lain, misalnya belum bisa makan sendiri, mandi sendiri dan ganti baju sendiri. Berikutnya independen yaitu manusia yang sudah mandiri mampu menyelesaikan pekerjaanannya sendiri. Adapun yang dimaksud interdependen adalah perpaduan kolaboratif antara individu-individu yang independen.

Peserta didik yang sukses hari ini adalah mereka yang mampu bekerja sama dan membangun networking dengan berbagai pihak. Pepatah bijak mengatakan orang yang bermanfaat adalah orang yang kehadirannya menggenapkan dan ketidakhadirannya mengganjilkan. Pendidikan hari ini harus mampu menelorkan peserta didik yang kehadirannya menggenapkan dan ketidakhadirannya mengganjilkan.

Critical thinking competencies and problem solving

Kompetensi yang ke tiga adalah critical thinking and problem solving. Kemampuan yang harus dimiliki peserta didik pada abad 21 adalah mengembangkan pemikiran kritis dan melatih peserta didik menyelesaikan masalahnya sendiri. Maka dalam evaluasi pembelajaran hari ini dikembangkan model soal hots (high order thinking skill)

Dalam model soal hots pertanyaannya sudah tidak lagi apa tapi bagaimana? Ikhwandi Arifin mencontohkan ketika bapak ibu melihat saya memakai baju putih, maka pertanyaannya mengapa hari ini pak Arifin mengenakan baju putih atau mengapa baju yang dipakai Pak Arifin dan Pak Purwanto berbeda?

Dalam soal hots peserta didik diajak untuk berfikir kritis dan mampu menganalisa soal dengan baik.

Competency Creativity and Innovation

Kompetensi yang ke empat adalah creativity and innovation. Arah kebijakan pendidikan abad 21 hari ini menuntut pendidikan yang kreatif dan inovatif.

Dalam kurikulum 2013 tahapan pengetahuan dalam pembelajaran meliputi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif atau dengan kata lain Level pengetahuan pada k 13 adalah mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi dan mengreasi.

Maka kedepan program tahfid SMP Istiqomah Sambas tidak lagi bagaimana menghafal dan mengingat lagi namun lebih dari itu, yaitu pada level mencipta metodologi menghafal Al Qur’an yang efektif. Tegas Ikhwandi Arifin menutup sesi pertama pada pembekalan guru pada IHT guru dan karyawan SMP Istiqomah Sambas Purbalingga.


Maulana Khusen

SMP SAMBAS MENGADAKAN KEMAH KEAKRABAN XIV

Keseruan Kegiatan Outbond

Purbalingga Pramuka SMP ISTIQOMAH SAMBAS PURBALINGGA menggelar kegiatan kemah keakraban mulai Jumat, (05/10). Kegiatan ini dalam rangka menguatkan tali silaturahmi dan kekeluargaan antar pengurus pramuka, dari kelas 7-9 serta keluarga besar Pramuka SMP ISTIQOMAH SAMBAS PURBALINGGA.

Kegiatan ini untuk meningkatkan Kedisiplinan dan rasa kekeluargaan seluruh elemen keluarga besar SMP ISTIQOMAH SAMBAS PURBALINGGA,, terang Pembina Pramuka SMP ISTIQOMAH SAMBAS PURBALINGGA, Syaefudin Purwanto saat Pembukaan Kemah Tersebut, Jumat (05/10).

Kegiatan yang bertemakan “Masa mera

mu warna, menyatu rasa, menggapai asa demi terwujudnya SMP ISTIQOMAH SAMBAS PURBALINGGA sebagai sekolah unggul, model dan Islami” ini berlangsung selama dua hari, mulai Jumat, (05/10) hingga Sabtu, (06/10). Kemah keakraban ini diisi oleh berbagai kegiatan. Seperti lomba menyajikan makanan, outbound, Mencari jejak, dan pemilihan ketua OSIS.

Pihaknya berharap kegiatan dapat membentuk karakter anggota Pramuka SMP ISTIQOMAH SAMBAS PURBALINGGA, Sehingga dapat membentengi diri dari pengaruh negatif globalisasi.

Dari berbagai kegiatan ini diharapkan akan menjadi Pramuka yang memiliki kehebatan karakter, kepemimpinan dan keterampilan hidup. Serta menjadi pelopor kebaikan.

HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH SMPIS REGULER MULAI DENGAN KEGIATAN PLS

Senin, 16 Juli 2018. Upacara Pembukaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS)

PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (PLS)

SMP ISTIQOMAH SAMBAS PURBALINGGA

TAHUN PELAJARAN 2018/2019

Salam Spizbasga : Senin (16/7) bertempat di lapangan SMPIS, seluruh siswa, guru, dan karyawan SMP Istiqomah Sambas Purbalingga memulai kegiatan di tahun pelajaran 2018/2019. Di awali dengan halal bi halal antara siswa dan pendidik/tenaga kependidikan serta dilanjutkan dengan pembukaan Kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) yang langsung dibuka oleh kepala SMP Istiqomah Sambas Bpk. Syaefudin Purwanto, S.Pd. Dan berikut beberapa foto dokumentasi kegiatan Pengenalan lingkungan sekolah (PLS) Senin, 16 Juli 2018.

[slideshow_deploy id=’903′]

SMP Sambas Maju OSN-IPA Nasional

 

FOTO BARENG : Ganang (tengah) foto bersama Kepala SMP istiqomah Sambas dan para pembina OSN IPA.

SMP Sambas Maju OSN-IPA Nasional

PURBALINGGA – Melengkapi berbagai prestasi yang telah diraih, SMP Istiqomah Sambas Purbalingga berhasil menapakkan kaki di tingkat nasional pada gelaran Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2018. Event ini akan dilaksanakan di Padang, Sumatera Barat pada 1-7 juli mendatang.

Kepala SMP Instiqomah Sambas Purbalingga, Syaefudin Purwanto SPd mengatakan, prestasi tersebut merupakan sejarah baru. Karena selama ini beberapa kali mengikuti OSN, SMP Sambas Purbalingga baru sampai tingkat Provinsi jateng.

“Pencapaian OSN tingkat nasional tahun ini adalah sejarah baru, dan menjadi amunisi tambahan untuk meningkatkan motivasi bagi keluarga besar SMP istiqomah Sambas Purbalingga dalam meraih prestasi di segala bidang.” ujar Syaefudin yang akrab dipanggil Ustad Pur. kemarin (7/5) demikian Radar Banyumas melaporkan.

Dia mengatakan, pencapaian OSN-WA tingkat nasional sebagai salah satu pembuktian implementasi dari tujuan SMP istiqomah Sambas Purbalingga dalam mencetak generasi muda yang kuat aqidahnya. benar ibadahnya. karimah akhlak dan karakternya.

Selain itu, berprestasi secara akademik dan non akademik memiliki hafalan Alquran dan hadits serta menguasai terjemahannya, memiliki jiwa leadership, serta mampu berkomunikasi harian menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Waka Bidang Kesiswaan SMP Istiqomah Sambas Purbalingga Sherly Hanawati SSi didampingi para pembina OSN-IPA menyatakan, pencapaian ini adalah hasil dari proses panjang dan kerja keras seluruh pihak.

Lebih lanjut Ustadah Sherly mengatakan, pada awal tahun pelajaran 2017/2018 pihaknya diberikan target oleh kepala sekolah. Tahun 2018 ini, OSN harus berprestasi lebih tinggi, karena selama ini prestasi yang diraih baru sampai ke tingkat provinsi. Dia mengatakan, kami lakukan penjaringan peserta secara berjenjang pada bulan Juli 2017. Salah satunya dengan melakukan psikotes bagi seluruh peserta didik. Psikotes dilakukan bekerjasama dengan Fakultas Psikologi salah satu perguruan tinggi.

Selanjutnya dilakukan pembinaan secara intensif oleh guru – guru sendiri selama hampir satu tahun. Setelah dinyata kan lolos tingkat Kabupaten Mbelingga dan untuk per siapan OSN tingkat provinsi dilakukan pembinaan lebih intensif dengan melibatkan Tim Pembina OSN dari SMA N 1 Purbalingga.

Para Pembina OSN-lPA SMP istiqomah Sambas Purbalingga. indah Annisa Diena SPd, Nur Ekowati SPd, dan Isti Rahayu SPd menyatakan ganang Fatahuddin Attar-kelas Vii. putra kedua pasangan Sutarman dan Emi Kinisniati adalah sosok anak hebat dan memiliki kemauan belajar yang sangat tinggi. Alhamdulillah seneng banget dan bangga, Ganang bisa tembus OSN nasional. Ganang anak yang mudah memahami tiap materi yang diajarkan. cepat menangkap pelajaran, dan sangat kritis. Kemauan belajarnya sangat tinggi dan bertanggung jawab,” ujar indah.

Sementara itu. Ganang mengaku surprise, senang bahagia dan berharap dapai meraih medali emas di ajang OSN tingkat nasional. Senang kaget, dan bahagia bisa ke padang Semoga bisa mendapat medali emas dan saat di SMA nanti bisa ikut lagi OSN tingkat SMA ujar Ganang. (Adv/nis/sus)

Pengumuman pemenang Lomba SSLC V

 

HADROH

JUARA 1 :MI MA’ARIF NU 02 Kajongan

JUARA 2 :MI MUHAMMADIYAH Sumampir

JUARA 3 :MI MA’ARIF NUPasunggingan

MUROTAL PUTRA

JUARA 1 : SD Al lrsyad AI Islamiyah 01 Purwokerto

JUARA 2 :MIM Cabang purbalingga

JUARA 3 : SD Al lrsyad AI Islamiyah 02 Purwokerto

MUROTAL PUTRI

JUARA 1 : SD Al lrsyad AI Islamiyah 02 Purwokerto

JUARA 2 :MIM Tamansari

JUARA 3 : SD Al lrsyad AI Islamiyah 01 Purwokerto

TAHFIDZ PUTRA

JUARA 1 : SD Al lrsyad AI Islamiyah 01 Purwokerto

JUARA 2 : SD Al lrsyad AI Islamiyah 02 Purwokerto

JUARA 3 :MI MA’ARIF NUPASUNGGINGANJoyokusuma, Banjarnegara

TAHFIDZ PUTRI

JUARA 1 : SD Al lrsyad AI Islamiyah 02 Purwokerto

JUARA 2 : SD Al lrsyad AI Islamiyah 01 Purwokerto

JUARA 3 :MI Muhammadiyah Bodas Karangjati

PIDATO PUTRA

JUARA 1 :SDN 01 Bodas Karangjati

JUARA 2 :SDN 1 Candiwulan

JUARA 3 : SD Al lrsyad AI Islamiyah 02 Purwokerto

PIDATO PUTRI

JUARA 1 : MIM Sumampir

JUARA 2 : SD Al lrsyad AI Islamiyah 01 Purwokerto

JUARA 3 :MI Badamita Rakit, Banjarnegara

 

 

 

SMP SAMBAS MENYELENGGARAKAN SSLC UNTUK YANG KE 5 KALINYA

Sambutan dari Bpk. Syaefudin Purwanto, S. Pd. selaku Kepala Sekolah SMP Istiqomah Sambas Purbalingga

PURBALINGGA – SMP Istiqomah Sambas Purbalingga menggelar kompetisi sains dan bahasa tingkat Jawa Tengah, Sabtu (24/2). Tujuannya untuk memperkenalkan sekolah itu sebagai sekolah swasta terbaik di Kabupaten Purbalingga.

Bagian Kesiswaan SMP Istiqomah Sambas Purbalingga, Sherly Hanawati mengatakan, lomba tersebut diikuti oleh 300 peserta siswa SD dan MI dari enam ‘kabupaten di Jawa Tengah, yaitu lain dari Purbalingga, Kebumen, Banjarnegara, Pemalang, Wonosobo dan Banyumas.

Kegiatan ini digelar untuk sosialisasi sekolah dalam rangka penerimaan peserta didik baru. Kami membuka program reguler dan boarding. Harapannya para peserta kelak mau melanjutkan sekolahnya di sekolah kami,tutumya, demikian Suara Banyumas melaporkan.

Beberapa cabang yang dilombakan yaitu tahfidz Quran putra putri, murotal putra putri, pidato putra putri, cerdas dan Hadroh. Lomba ini memperebutkan piala Bupati Purbalingga.

Kegiatan itu digelar untuk kelima kalinya Dari tahun ke tahun ada peningkatan jumlah peserta dari daerah lain terutama di wilayah eks-Karesidenan Banyumas. _ Sherly menjelaskan, saat ini SMP Istiqomah Sambas membuka program reguler dan asrama (boarding). Keunggulan dari sekolah ini adalah, lulusan nantinya hafal Alquran minimal enam juz, memiliki akhlak mulia dan prestasi akademik yang tinggi.

Adapun ekstrakurikuler yang dilakssanakan di sekolah ini antara lain olahraga panahan, kebahasaan, tilawah, kaligrafi , pramuka, PMR, dan klub bahasa Inggris. Alhamdulillah, siswa yang belajar di sekolah kami tidak hanya dari Purbalingga saja, tapi juga dari luar kota. Bahkan dari luar Jawa seperti kalimantan, Sumatera dan NTT, katanya.